Rahasia menangkan hidup mungkin akan terlihat sebagai curhatan hati karena apa yang akan kutulis kemudian sebuah catatan penting untuk langkah selanjutnya.
Sebelumnya jika tulisan ini ada yang kurang berkenan atau tidak sesuai dengan pikiran pembaca, minta maaf ya. Menulis ini caraku mencintai hidup, yaitu berbagi sebuah kisah karena percaya setiap peristiwa memiliki tujuannya dan setiap insan itu sendiri memaknainya.
Peristiwa kadang menimbulkan luka yang mungkin tidak disengaja merasakannya, luka hadir seturut kesiapan insan itu sendiri akan respon apa yang terjadi. Seperti halnya tanah yang subur jika ditabur apa saja dia akan menghasilkan yang baik, begitu sebaliknya sebaik-baik benih jika tanah kering proses pertumbuhannya akan butuh perjuangan.
Kemudian,
Siapakah dimasa ini, musim ini tanahnya subur?
Jujur saja, setiap kita saat ini sedang berjuang dengan segala tanggungjawab yang telah diperankan pada hidup kita, sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.
Dengan hal itu bagaimana bisa melaluinya dan apa rahasia menangkan hidup yang sedang senang-senangnya dalam pengujian.
Dunia ini memang ternoda
Ketika manusia pertama sudah tidak patuh pada pencipta itu sudah menutup, merobek semua hal yang menyenangkan atau kenyamanan manusia itu sendiri.
artinya mau sampai kapanpun selagi masih ada dibumi ini noda itu, dosa itu akan selalu mengintip dan mencari celah untuk mendapatkan pengikutnya. Ketidaknyaman akan selalu berusaha ada karena memang dunia ini sudah ternoda.
Insan-insan terus berlomba untuk berjuang menyamankan hidupnya sampai sebagian melakukan tanpa melihat perduli insan sekitar, yang penting diri bahagia katanya. Melupakan tidak ada satupun hal dikehidupan ini kebahagian tanpa peran insan lainnya.
Luka, dosa akan cenderung memicu luka dan dosa lainnya
Maka dibutuhkan sebuah rahasia menangkan hidup atas dunia ang sudah ternoda itu.
Patah – Gelap

Jumat, 14 Maret 2025 lalu boleh dibilang peristiwa pahit dan sangat berat dialami, bagaimana tidak, aku yang sepanjang hidup sudah empat puluh tujuh tahun bernafas, selalu memperjuangkan #hidupberkehidupan, berjuang selalu memberi hal baik pada orang dan sekeliling di tuduh sebagai orang memeras.
Sedangkan yang kulakukan sebuah perjuangan atas hak orang lain, bagaimana insan sudah memberi waktu, tenaga bahkan uang untuk proses pekerjaan itu, ketika ditagih alih-alih dibayar tapi dibalas dengan tuduhan memeras, tidak hanya sampai sana, ketika terus berusaha menjelaskan bahwa pekerjaan sudah terlihat buktinya dijawab dengan mengarahkan ke kantor polisi dan memberikan kontak laywer.
Tanpa perduli bukti pekerjaan sudah disampaikan dengan jelas.
Saat kejadian segalanya terasa retak, patah, gelap. Hidup seluka itu sehingga aku yang sepanjang hidup berusaha memperjuangkan hal yang baik bertemu dengan orang seperti itu. Beberapa jam kemudian dan sudah melatih diri siaga dengan segala kemungkinan, rasa yang patah itu aku rajut kembali dengan mengingat rahasia menangkan hidup yang sudah berulang terbukti.
Melihat juga suka tidak suka kita perlu sadar bahwa dunia ini sudah ternoda dan akan terus begitu, sebagai pengingat untuk sadar reaksi apa yang tepat untuk merespon peristiwa yang tidak sesuai.
Apa iya ketika orang berlaku tidak tepat,tidak bertanggungjawab meresponnya dengan emosi dan berusaha untuk membalas yang bertujuan memberi pelajaran.
Setuju sekali bahwa setiap emosi punya tujuan termasuk marah tapi percayalah setiap respon yang didasari kekecewaan atau yang disebut sakit hati tidak akan berujung baik, karena ada terselip dendam.
Apakah ada dendam itu berujung baik?
Kemudian dimana letak Iman dan percaya bahwa ada pribadi yang selalu bertanggungjawab akan setiap peristiwa yang diijinkanNya terjadi. Dimana letak bedanya aku dan orang itu? bukankah jadinya sama-sama melukai?
Jika reaksi ketidaknyaman dibalas dengan memberi ketidaknyamanan maka luka ataupun dosa itu tidak akan pernah putus, terus menerus merajai dan tanpa disadari kita tidak melangkah kemanapun.
Baca Tergores Terluka Boleh – Bernanah jangan – Terbaik – Hidupberkehidupan 2024
Sedangkan
Kita sering menginginkan menjadi pribadi yang jauh lebih baik dan sadar bahwa hidup pada akhirnya akan kembali pada pencipta.
Trus bagaimana dengan dunia yang penuh dosa dan luka-luka ini?
Kita sendiri yang memutuskan, bagaimana reaksi setiap peristiwa yang ada dan rahasia menangkan hidup yang akan aku bagikan semoga bisa membantu untuk melangkah hidup sesuai dengan peran yang memang diberikan pada pencipta.
Bukti Cintanya Hidup
Menulis caraku menyimpan semua bukti perjalanan hidupku, bagaimana waktu mendidik, bagaimana Tuhan menepati janjiNya dan segala prosesnya.
Aku lupa tepatnya dibagian mana pernah dengar pak Gita Wirjawan mengatakan di chanel Youtube bahwa kesalahan asia tidak semaju barat karena tidak menulis.
Aku setuju dan senang melihat diri sudah mengabadikan sebagian besar langkah ke dalam tulisan, dimana sampai saat ini aku masih menulis daily diary.
Maka semua rahasia menangkan hidup didapatkan dari semua catatan dalam langkahku, tulisan itu memperlihatkan bagaimana waktu begitu adilnya.
Kita ini terbatas tapi waktu tidak terbatas
Maka keterbatasan itu perlu diatur salah satunya dengan menulis.
Beberapa tulisan sebagai bukti bahwa hidup itu sungguh memiliki keadilan dan cinta besar pada setiap insan yang mau setia, sabar akan didikan. Bukti ini sebuah rahasia menangkan hidup.
- Tentang adilnya upah sebuah keyakinan dalam pekerjaan Semua Akan Kembali Padamu – Rahasia Waktu – 2016 kemudian bertemu leader terbaik sepanjang hidup, Happy Birthday Peter Phelan – Best Boss Ever
- Tentang kesabaran rekan kerja yang selalu memojokkan tapi menjadi sahabat, Ingat Tujuan Awal – Cara Bersemangat – 2016
- Tentang janjiNYA ketiga kali, diwaktu tempat berbeda tapi pesan yang sama.Kisah Waerebo – kutemukan kekuatan di wajahmu
Jadikan doa sebagai nafas

Biarkan Tuhan repot dan bertanggungjawab untuk setiap peristiwa yang diijinkan terjadi, beri hakNya untuk mengatur dan membalas setiap hal yang perlu dilakukan, karena diri terbatas dan DIA tak terbatas.
Dia lebih mengerti terbaik dan berdaulat untuk apapun yang terjadi dalam hidup. Tugas diri sampaikan semua hal yang terjadi dalam doa, jadikan itu nafas.
Doa, percaya, yakin sebuah kunci rahasia menangkan hidup. Melihat betapa besar cintaNya pada umatnya.
Rahasia menangkan hidup
Maka dari penuturan semua diatas tiga hal yang perlu untuk selalu diingat untuk menangkan hidup,
- Luka itu cukup dikamu saja.
- Tulis dan lihat bukti cintaNya.
- Doa dan biarkan waktu mengatur terbaik.
Tiga hal itu sudah aku buktikan berulang, kemudian CintaNya yang besar sudah terbukti maka mari tunggu apa yang terjadi kemudian atas peristiwa 14 Maret 2025 lalu.
Kemenangan terbaik itu ada damai sejahtera dalam setiap langkah.
Kamu punya cara lain untuk rahasia memenangkan hidup?
Mari berbagi dikomen.
8 Responses
perjuangan dalam hidup akan terus dituntut dan mmg tidak semua peperangan nya kita bisa menang, dalam kekalahan atau kesedihan percaya ada berkah besar yg Tuhan persiapkan. membaca tulisan mba Nik seakan afirmasi bahwa Tuhan tidak akan menguji umatnya diluar kemampuan nya..saling menguatkan dalam doa dan mengimanin Tuhan sedang menyiapkan kenaikan tingkat yg melesat setelah ini..tetap semangat,ikhlas dan pasrah adalah jalan ninjaku untuk memenangkan pertarungan dalam hidup
Terkadang mau seperti itu Mbak Nik
Hanya saja lukanya sangat perih bahkan sudah sangat mengganggu harga diri
Mau didiamkan tapi kok yang keterusan
Mau dimaafkan sudah di mulut
Cuma gak tahu ini sepenuhnya hati kok belum menerima
Padahal sudah melakukan ritual memaafkan
Kok gitu amat ya mbaa sampai dilaporkan ke polisi dan lawyer segala padahal kan sebenarnya sudah lama bekerja sama yaa…semoga segera menemukan titik terang yg memberi kabaikan untuk semua ya mbaa…
Memang sie disaaat kita sudah bersikan sangat baik namun mendapatkan balasan yg diluar nalar itu kadang sakitnya lama sembuh meskipun sudah memaafkan kadang ingatan itu masih blm bisa hilang
Ya Tuhan,sedih banget sampai dituduh memeras padahal Kak Nik hanya meminta haknya. Zalim banget sih pihak itu. Semoga ada titik terang ya. Percayalah orang kayak gitu akan cepat kena karmanya.
Sedih banget baca Kak Nik dituduh seperti itu, semoga diberikan yang terbaik dan lekas clear masalahnya.
Emang ya, kadang kita harus menyerahkan semua ke Tuhan, biarkan Dia yang bekerja, apapun hasilnya, itu yang terbaik.
Karena Tuhan tak pernah salah memberikan hal-hal dalam hidup manusia, baik suka maupun duka.
jahat banget sampe nuduh memeras. padahal udah ada buktinya
emang kadang kita cuma bisa berserah ke yang Maha Kuasa. karna bisa jadi di balik sebauh musibah ada sesuatu yang lebih baik yang sudah disiapkan. semoga kakak diberi kelapangan dada dan segera mendapatkan ganti yang lebih baik. aamiin
Butuh waktu yang panjang untuk membentuk karakter seperti Kak Nik seperti itu, butuh banyak pengalaman pahit dan asam garam kehidupan. Untuk yang masih bayi soal pengalaman hidup sepertiku yang ada hanya dikuasai emosi. Seperti halnya Cinta AADC pernah bilang ke Rangga, jika amarah lebih dulu datang ketimbang logika, yang ada hanya tinggal penyesalan kan. Bahwa setiap dari kita sebenarnya punya kesempatan yang sama untuk memberikan respon secara lebih baik, tapi mereka yang dikuasai emosi memilih untuk tidak memberikan proforma terbaiknya dan menyesal di akhir cerita. JIka 14 febuari menjadi hari yang manis maka 14 Maret akan kuingat sebagai salah satu hari paling pahit di tahun ini. Banyak pelajaran yang saya dapat, semoga kita semua ikhlas menghadapi itu semua. Terima kasih untuk kesabaran dan ajaran Kak Nik yang luar biasa.
Orang kadang bisa jahat banget ke kita ya mbak
Klo ngadepi orang yang luar biasa kayak gitu, emang baiknya kita serahkan pada yang Maha Kuasa ya mbak